03
Apr
10

PENELITIAN TINDAKAN KELAS 3

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Permasalahan yang ada dalam dunia pendidikan formal bertambah dari tahun ke tahun. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi bangsa Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan formal pada setiap jenjang pendidikan, sehingga banyak pihak yang mempertanyakan: “Apa yang salah dalam penyelenggaraan pendidikan kita”? Dari berbagai pengamatan dan analisis, ada banyak faktor yang menyebabkan mutu pendidikan tidak mengalami peningkatan yang bermakna, salah satu diantaranya adalah pendekatan yang digunakan di dalam kelas belum mampu menciptakan kondisi optimal bagi berlangsungnya pembelajaran sehinngga motivasi belajar peserta didik sangat rendah. Hal ini disebabkan karena selama ini pendekatan terlalu memusatkan pada input dan kurang memperhatikan proses pendidikan, padahal proses pendidikan sangat menentukan output (hasil) pendidikan.
Proses pendidikan tidak terlepas dari kegiatan belajar mengajar di kelas yang sangat ditentukan oleh kerjasama antara guru dan siswanya. Agar kerjasama ini bisa terjalin dengan baik, guru harus mampu menyajikan materi pelajaran dengan baik sehingga siswa bisa menyerap materi pelajaran dengan baik pula (optimum). Olehnya itu, seorang guru harus punya kreativitas dalam membangkitkan motivasi belajar anak didiknya, artinya seorang guru harus mampu memilih pendekatan, metode, dan media yang tepat dalam penyajian materi pelajaran.
Matematika sebagai salah satu ilmu dasar, memegang peranan penting dalam peningkatan sumber daya menusia (SDM) sebab matematika merupakan sarana berfikir logis, sistematis dan kritis. Hal ini sejalan dengan pernyataan Galileo Galilei (1564-1642) sebagai berikut:
“Alam semesta itu bagaikan sebuah buku raksasa yang hanya bisa dibaca jika orang bisa mengerti bahasanya, akrab dengan lambang dan huruf yang dipakai di dalamnya.
Dan bahasa alam semesta itu tidak lain adalah Matematika” .

Menyadari akan pentingnya peranan matematika, maka peningkatan hasil belajar matematika di setiap jenjang pendidikan perlu mendapat perhatian.Namun pada kenyataannya, sampai saat ini masih banyak guru yang menggunakan pendekatan tradisional sehingga siswa kurang mampu memahami sendiri konsep-konsep matematika yang sedang dipelajari. Hal ini menyebabkan siswa cenderung untuk menghafal konsep-konsep matematika tanpa memahaminya dengan benar.
Dari observasi penulis di berbagai sekolah, kondisi pembelajaran seperti yang digambarkan di atas masih sering terjadi. Dalam proses belajar mengajar, guru masih memonopoli pembelajaran dan siswa kurang aktif yang menyebabkan siswa kurang memahami dengan benar konsep-konsep materi yang diajarkan terlebih pada hal-hal yang sifatnya abstrak, sehingga motivasi belajar matematika siswa masih tergolong rendah.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka salah satu upaya yang dianggap dapat memecahkan masalah rendahnya motivasi belajar matematika siswa adalah dengan menggunakan pendekatan kontekstual atau CTL (Contextual Teaching and Learning) dalam pembelajaran.

B. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan uraian di atas, maka rumusan masalah dalam tulisan ini adalah “Apakah motivasi belajar matematika siswa dapat ditingkatkan melalui penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual atau CTL (Contextual Teaching and Learning)”.
C. BATASAN ISTILAH
 Peningkatan motivasi belajar yang kami maksudkan di sini adalah meningkatnya kemauan dan aktifitas siswa belajar bidang studi matematika.
 Pendekatan pembelajaran kontekstual atau CTL (Contekstual Teaching and Learning) adalah suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan pada proses keterlibatan siswa secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkannya dengan situasi kehidupan nyata sehingga mendorong siswa untuk dapat menerapakannya dalam konteks kehidupan mereka sehari-hari.
 Matematika yang kami maksudkan disini adalah salah satu pokok bahasan matematika pada SMP yaitu bangun ruang sisi lengkung.


0 Responses to “PENELITIAN TINDAKAN KELAS 3”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: